Berita islam terkini

Hukum Memelihara Anjing dan Hikmah Mengapa Daging Anjing Diharamkan

Setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah atasnya.Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya,jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini.Kali ini,kita akan membahas mengapa daging anjing diharamkan?adakah sebab ilmiah yang dapat kita ketahui?

Maka Berikut ini penjelasannya.

Prof. Thabârah dalam kitab Rûh ad-Dîn al-Islâmi menyatakan,“Di antara hukum Islam bagi perlindungan badan adalah penetapan najisnya anjing. Ini adalah mu’jizat ilmiyah yang dimiliki Islam yang mendahului kedokteran modern.Kedokteran modern menetapkan bahwa anjing menyebarkan banyak penyakit kepada manusia,karena anjing mengandung cacing pita yg menularkannya kepada manusia dan menjadi sebab manusia terjangkit penyakit g berbahaya,bisa sampai mematikan.Sudah ditetapkan bahwa seluruh anjing tidak lepas dari cacing pita sehingga wajib menjauhkannya dari semua yg berhubungan dengan makanan dan minuman manusia.Taudhîhul-Ahkam, Syaikh Ali Bassâm,1/137.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/02/hukum-memelihara-anjing-dan-hikmah.html

Benarlah sabda Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.


إِذَا وَلَغَ ال�'كَل�'بُ فِي إِنَاءِ أَحَدِ كُم فَل�'يُرِق�'هُ ثُمَّ لِيَغ�'سِل�'هُ سَب�'عَ مِرَارٍ

Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian,maka tumpahkanlah,lalu cucilah 7 kali. HR al-Bukhâri no 418, Muslim no. 422.

Dalam riwayat lain :

طَهُرو�'رُ إِنَاَءِ أَحَدِكُم�' إذَا وَلَغَ فِي�'هِ ال�'كَل�'بُ أَن�' يَغ�'سِلَهُ سَب�'عَ مَرَّاتٍ اُو�'لاَهُنَّ بِالتُّرَابِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” Sucinya bejana kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali,salah satunya dengan tanah” HR Muslim no. 420 dan Ahmad 2/427

مَنِ اق�'تَنَى كَمبًا إِلاَّ كَل�'بَ مَا شِيَةٍ أَو�' كَل�'بَ صَي�'دٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِ كُلَّ يَو�'مِ قِي�'رَاطُ

Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qirâth (satu qirâth adalah sebesar gunung Uhud). ”HR. Muslim no. 2941.

Juga sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَيُّمَا أَهلِ دَارٍ اتَّخَذُواكَل�'بُا إِلاَّ كَل�'ب مَا شِيَةٍ أَو�' كَلبَ صَا ئِدٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِم�' كُلَّ يَو�'مٍ قِي�'رَاطَانِ

Penghuni rumah mana saja yang memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak atau anjing untuk berburu,maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qirâth. HR. Muslim no. 2945.

Demikian juga Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مَن�' أَم�'سَكَ كَل�'بًا فَإِنَّهُ يَن�'قُصُ كُلَّ يَو�'مٍ مِن�' عَمَلِهِ قِي�'رَاطُ إِلاَّ كَل�'بَ حَر�'ثٍ اَو�' مَا شِيَةٍ

Barangsiapa memelihara anjing, maka amalan shalehnya akan berkurang setiap harinya sebesar satu qirâth,selain anjing untuk menjaga tanaman atau hewan ternak.HR Muslim no. 2949.

Dari Abu Mas’ûd Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata :

أَنَّ رَسُو لَاللَّهِ صَلَى اللَّهُ عَلَي�'هِ وَسَلَم نَهَى عَن�' ثَمَنِ ال�'كَل�'بِ وَمَه�'رِ ال�'بَغِيِّ وَحُلوَانِ ال�'كَا هِنِ

Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang hasil penjualan anjing, mahar (hasil) pelacur, dan upah dukun. Diriwayatkan oleh Imam,Ahmad 4/118-119, 120, al-Bukhâri 7/28 dan Muslim no. 1567.

Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yg berbunyi,bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :

كُلُّ ذِينَابٍ مِن�' السِّبَاعِ فَأَك�'لُهُ حَرَامُ

Semua yg memiliki gigi taring dari hewan buas maka memakannya haram.HR Muslim 1933

Meskipun demikian, bukan berarti apa yg Allah ciptakan adalah sia-sia atau tidak ada manfaatnya.Karena Allah menciptakan alam semesta ini dengan tujuan yang haq (benar),dan Allah hendak menguji dari hamba-hambaNya siapa yg terbaik perbuatannya,dan Allah menguji siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang masih bebrapa ragu.

Lalu apa manfaat anjing? binatang yg satu ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga hewan ternak atau juga bisa dijadikan hewan pemburu.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنِ اق�'تَنَى كَل�'بًا إِلاَّ كَل�'بَ مَاشِيَةٍ أَو�' كَل�'بَ صَي�'دٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِ كُلَّ يَو�'مٍ قِيرَاطٌ

“Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu,maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).”HR.Muslim.‘Abdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan,“Atau anjing untuk menjaga tanaman. “

Baca Juga:15 Pertanyaan orang Kafir Yang Persoalkan Kebenaran Islam

Jadi anjing dapat dimanfaatkan untuk menjaga binatang ternak dan khusus untuk berburu setelah dilatih terlebih dahulu.“Jika kamu melepas anjingmu,maka sebutlah asma’Allah atasnya (Bissmillah),maka jika anjing itu menangkap untuk kamu dan kamu dapati dia masih hidup,maka sembelihlah. ”

Hukum Memelihara Anjing dan Hikmah Mengapa Daging Anjing Diharamkan Rating: 4.5 Posted by: Abu sigly Ahlussunnah waljamaah